Tampilkan postingan dengan label Yayasan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Yayasan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Desember 2011

GALERI LAGU AL-MUDASHIR

MAAF BELUM ADA MEDIA YANG BISA DIAKSES
MASIH DALAM PROSES PENGUMPULAN DATA

GALERI VIDEO AL-MUDASHIR

MAAF BELUM ADA MEDIA YANG BISA DIAKSES
MASIH DALAM PROSES PENGUMPULAN DATA

UNDUH

MAAF BELUM MEDIA YANG BISA DI DOWNLOAD
MASIH DALAM PROSES PENGUMPULAN DATA

Data Laporan Pertanggungjawaban Proposal

MAAF ARTIKEL BELUM BISA DILIHAT
MASIH DALAM PROSES PENGUMPULAN DATA

Data Pengajuan Proposal

1. Proposal RKB 2012

PRESTASI YAYASAN AL-MUDASHIR

Sebagai PAUD UNGGULAN Kab. Subang

Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) SMP/SMK Bina Kusumah

Setelah lama menunggu pencairan dana bantuan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB), akhirnya alhamdulillah berkat dukungan semua pihak pembangunan RKB SMP/SMK Bina Kusumah terlaksana. 
Seiring dengan meningkatnya jumlah kebutuhan ruang kelas dan dibutuhkan tempat yang strategis dan memadai demi kelancaran kegiatan belajar mengajar , maka pembangunan ruang kelas baru dilokasikan tidak satu komplek dengan komplek  Yayasan Al-Mudashir (Pusat) melainkan ditempatkan di lahan baru yang lebih luas dan akan dijadikan sebagai komplek 2 Yayasan atau kampus 2 SMP/SMK Bina Kusumah.

Progres pembangunan terus berjalan walaupun keadaan cuaca sering mengganggu kelancaran pembangunan. Namun demi tercapainya target pembangunan RKB tersebut para panitia pelaksana dan pekerja terus bekerja keras demi tercapainya pembangunan RKB tersebut.

Foto Kegiatan









DONASI



Bagi lembaga atau perorangan yang berniat untuk memberikan bantuan dana bagi terlaksananya program kegiatan Yayasan Al-Mudashir bisa langsung datang ke kantor sekretariat Jl. Cadasngampar Kasomalang Kabupaten Subang Jawa Barat

Kamis, 01 Desember 2011

GALERI FOTO AL-MUDASHIR



FOTO - FOTO KEGIATAN YAYASAN


Peresmian Kampus Baru & Maulid Nabi 2012 di Komplek Baru Yayasan Al-Mudashir


Ibu-Ibu pengajian Majlis  Ta'lim Al-Khoeriyyah Kasomalang Subang 2011



 Ibu Eep Hidayat Beserta Pengurus Yayasan dalam acara Maulid Nabi 2011



Buya Ajengan Anom Suhaya beserta Ibu Eep di acara jamuan makan memperingati Maulid Nabi 2011



 Pintu Gerbang Yayasan (Kantor Pusat)



Kegiatan Ekskul Pencak Silat Santri Al-Mudatsir


Kegiatan Belajar mengajar Ponpes Al-Mudatsir

Nasyid SMK Bina Kusumah



Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) SMP/SMK Bina Kusumah

Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) SMP/SMK Bina Kusumah

Progres pembangunan RKB SMP/SMK Bina Kusumah

Progres pembangunan RKB SMP/SMK Bina Kusumah


Pembekalan Siswa Prakerin


Pembekalan Siswa Prakerin



Seminar Kebangsaan  23-07-2011

Seminar Kebangsaan  23-07-2011

Seminar Kebangsaan  23-07-2011

Seminar Kebangsaan  23-07-2011

Seminar Kebangsaan  23-07-2011 Pembicara Ketua KPUD Kab. Subang

Bapak Kepala Sekolah SMK Bina Kusumah beserta siswa
Budidaya sayuran dan buah-buahan oleh Satriwan/santriwati Al-Mudatsir

Budidaya sayuran dan buah-buahan oleh Satriwan/santriwati Al-Mudatsir

Penggemukan Sapi oleh Santriwan/santriwati Al-Mudatsir

Budidaya Ikan Nila dan Ikan Mas oleh Santriwan/santriwati Al-Mudatsir

Penggilingan Padi untuk memenuhi kebutuhan pangan Santriwan/santriwati

Penggilingan Padi untuk memenuhi kebutuhan pangan Santriwan/santriwati


Kamis, 25 Agustus 2011

MUQADIMAH

Pengangguran dan kemiskinan hingga saat ini masih merupakan masalah besar  bangsa Indonesia yang belum bisa terpecahkan. Menurut data bulan Agustus 2009, jumlah penganggur terbuka tercatat sebanyak 8,96 juta orang (7,87%) dari total angkatan kerja sekitar 113,83 juta orang. Jika dilihat dari latar belakang pendidikan para penganggur berdasarkan data BPS Februari 2009 sebesar 27,09% berpendidikan SD ke bawah, 22,62% berpendidikan SLTP, 25,29% berpendidikan SMA, 15,37% berpendidikan SMK dan 9,63% berpendidikan Diploma sampai Sarjana. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pengangguran di Indonesia, diantaranya: Pertama, jumlah pencari kerja lebih besar dari jumlah peluang kerja yang tersedia (kesenjangan antara supply and demand). Kedua, kesenjangan antara kompetensi pencari kerja dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh pasar kerja (mis-match), Ketiga, masih adanya anak putus sekolah dan lulus tidak melanjutkan yang tidak terserap dunia kerja/berusaha mandiri karena tidak memiliki keterampilan yang memadai (unskill labour), Keempat, masih sering terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK). Peran pendidikan nonformal dalam mengatasi masalah penganguran salah satunya adalah melalui layanan kursus dan pelatihan yang memberikan bekal kompetensi yang dibutuhkan dalam mencari kerja. Program-program tersebut telah banyak digagas dan dilakukan oleh berbagai lembaga baik pemerintah maupun nonpemerintah, akan tetapi operasionalisasinya masih bersifat parsial dan cenderung hanya memberikan keterampilan teknis atau vocational skills tanpa memadukannya dengan personal social skills. Selain itu, lembaga kursus dan pelatihan pada umumnya masih berorientasi pada supply, yaitu menyediakan peserta didik sebanyakbanyaknya tanpa memperhatikan demand atau permintaan pasar. Akibatnya, angkatan kerja tetap tidak terserap.